Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, masuk dalam daftar 10 besar pemikir terbaik dunia kategori pertahanan dan keamanan versi majalah Foreign Policy asal Amerika Serikat (AS). Nama Menteri Susi berdampingan dengan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina.

Ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (23/1), Menteri Susi mengaku bangga bisa masuk dalam daftar 10 besar pemikir terbaik dunia. “Senang saja. Berarti aku dianggap pintar dong. Pemikirannya dianggap bagus dong. Gitu saja,” ucapnya.

Menteri Susi menilai kebijakan penenggelaman kapal ikan ilegal di perairan Indonesia lah menurutnya yang mengakibatkan namanya masuk dalam daftar pemikir terbaik dunia. “Kan penenggelaman untuk security to. Ya mungkin itu saja maksudnya. Ya gembira, bangga. Gini-gini saya pemikirannya diakui gitu kan,” kata dia.

Keberanian Menteri Susi menerapkan kebijakan penenggelaman kapal pencuri ikan di perairan Indonesia selama empat tahun ini mendapat apresiasi publik. Bahkan, dunia internasional beberapa kali memuji konsistensi Menteri Susi melawan segala bentuk aktivitas ilegal di laut.

Menteri Susi pernah mengaku menenggelamkan kurang lebih 100 kapal pencuri ikan per tahun. Berdasarkan data per tanggal 18 Oktober 2018, Menteri Susi tercatat telah menenggelamkan 448 kapal pencuri ikan.

Sebelumnya, dikutip dari kajian Global Thinkers, Menteri Susi berkomitmen penuh untuk meregenerasi stok ikan di Indonesia. Cara-cara yang dilakukan oleh Susi cukup kontroversial karena menggunakan taktik menakut-nakuti. Salah satunya dengan meledakkan kapal pencuri ikan.

Kebijakan yang dijalankan oleh Menteri Susi ini cukup efektif mengurangi pencurian ikan dan berdampak berlimpahnya stok ikan di Indonesia. Namun, kebijakan yang diambil Menteri Susi ini juga sempat meningkatkan ketegangan diplomatik dengan China.

Dalam kategori pertahanan dan keamanan, Menteri Susi Pudjiastuti sejajar dengan beberapa menteri dari negara lain seperti Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen, Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina dan juga Komandan Pasukan Quds Iran Qassem Suleimani.

Sedangkan nama-nama besar lain yang masuk daftar di kategori lain, selain Susi Pudjiastuti, antara lain Kanselir Jerman Angela Merkel, Direktur IMF Christine Lagarde, Pendiri Amazon Jeff Bezos dan pendiri Alibaba Jack Ma.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *