amantha Edithso mengharumkan nama Indonesia setelah menjadi juara dunia pada ajang FIDE World Championship 2018 U-10 yang berlangsung di Minsk, Belarusia, akhir Juni lalu. Samantha Edithso tidak terkalahkan dalam sembilan babak FIDE World Cadets Rapid & Blitz Chess Championships yang diikuti. Dia mendapatkan nilai akhir 8,5 poin. Samantha Edithso hanya imbang atau remis satu kali saat melawan pecatur Uzbekistan, Afruza Khamdamova, pada pertandingan ketiga. Bisa jadi lawan terberat Samantha pada turnamen ini adalah Afruza. Pasalnya, Afruza bergelar WCM dan merupakan juara FIDE World School Chess Championship 2017. Pada partai terakhir atau kesembilan, Samantha Edithso mengalahkan pecatur Rusia, Yana Zhapova.

Lahir pada 2008, Samantha sudah memiliki prestasi yang gemilang. Dia meraih medali emas pada Kejuaraan Antar Pelajar Asia ke-13 di Tiongkok pada Juli 2017 lalu. Prestasi Samantha Edithso ini menjadi sangat istimewa karena dirinya berani bermain empat tingkat di atas kelompok umurnya. Tahun lalu, dia ikut kejuaraan antar-pelajar di kelompok U-17.  “Waktu kelas satu, saya sengaja ikut ekstrakurikuler  catur. Saya terus bermain dan akhirnya meraih kemenangan. Saya senang sekali,” ucap Samantha seperti dikutip dari Juara.net, 24 Juli 2017. Pada kejuaraan yang berlangsung di Kota Panjin, Liaoning, China, Samantha masuk skuad catur Indonesia. Kejuaraan ini diikuti sekitar 400 pecatur dari 23 Negara. Berdasarkan situs web chess-db.com, Samantha saat ini berada di peringkat ke-5 dunia untuk kategori U-10. Untuk level Asia, dia bahkan berada di posisi pertama.

 

PenulisM. Hafidz Imaduddin Edito rJalu Wisnu Wirajati Sumber Kompas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *